Selasa, 22 April 2008

informasi

Kukar Paling Siap Gelar PON



Ditulis oleh Administrator
Saturday, 29 December 2007
Seluruh Venues Selesai 31 Maret 2008TENGGARONG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara (Kukar) Sugiyanto mengklaim Pemkab Kukar paling siap menggelar Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 dibandingkan daerah lain. Penegasan itu disampaikan Sugiyanto menyusul kekawatiran beberapa pihak termasuk pengurus PB PON Kaltim.
“Sejak awal Bupati Kukar (Syaukani HR, Red.) sangat mendukung pelaksanaan PON. Karena itu kami terus berupaya memberikan yang terbaik sebagai salah satu daerah yang dipercaya. Kami optimistis 31 Maret 2008 semuanya selesai,” tegas Sugiyanto di ruang kerjanya kemarin.
Sugiyanto memaparkan bahwa secara umum kompleks sarana olahraga (sport centre) di Perjiwa, Tenggarong Seberang, pembangunannya mencapai 60 persen, arena pertandingan bela diri mencapai 45 persen, velodrom balap sepeda mencapai 60 persen, asrama altlet 60 persen, pacuan kuda baru 30 persen, lapangan cabang panahan 60 persen, dan kolam renang selesai 100 persen.
Lapangan sepak bola di Stadion Madya dengan kapasitas 35 ribu penonton, kata Sugiyanto, segera ditanami rumput. Diyakini lapangan dapat dimanfaatkan setelah pemeliharaan selama dua bulan. Kalaupun terjadi keterlambatan, lanjutnya, lebih karena faktor cuaca dan kendala langkanya batu dan semen. Namun pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasinya. Bahkan untuk mengejar target penyelesaian tersebut para pekerja lembur setiap hari.
Karena itu Sugiyanto menegaskan bahwa Kukar siap sebagai penyelenggara tujuh cabang olahraga sebagaimana yang ditetapkan PB PON. “Hanya saja mungkin untuk Pra-PON sepakbola nanti masih memakai Stadion Rondong Demang,” jelasnya.
Sugiyanto menambahkan, hanya ski air yang mengalami kendala. Sarana ski air, terutama dermaga dan berbagai fasilitas lain yang rencananya dibangun di kolam eks tambang batu bara milik PT Multi Harapan Utama (MHU), ternyata belum bisa dikerjakan.
Kolam eks tambang itu sudah disurvai dan disetujui PB PON, tapi pihak MHU tak memberikannya kepada pemerintah daerah. “Informasi terakhir malah MHU minta kompensasi,” cetus Sugiyanto. Hingga petang kemarin, manajemen MHU tak bisa dikonfirmasi tentang hal ini.(yus) (Sumber : Kaltimpost 29/12/07)